Dampak obesitas pada lansia

Pengantar Gizi masyarakat Edisi Pertama, Jakarta: Tampaknya, faktor genetis telah ikut campur dalam menentukan jumlah unsur sel lemak dalam tubuh. Metode penelitian dengan pendekatan cross sectional. Diet rendah garam II: Mengganti cemilan makanan tinggi energi, seperti gorengan, kripik, dan makanan ringan lain, dengan jenis makanan yang lebih sehat seperti buah-buahan.

10 Dampak Negatif Obesitas yang Harus Kamu Ketahui

Mutiwara, E. Pada saat lansia, melakukan olahraga kecil-kecilan secara efektif lebih baik ketimbang melakukan diet. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional study.

Diakses pada http: Masa lansia juga sangat rentan mengalami penyakit-penyakit yang tak terduga. Kondisi ini berbahaya dan berdampak negatif bagi kesehatan karena obesitas dapat memicu datangnya penyakit yang serius seperti jantung maupun diabetes.

Faktor Genetik Faktor genetik memegang peranan penting bagi terjadinya obesitas. Diet rendah garam III: Kelebihan berat badan atau terjadi kegemukan pada badan itu biasanya dinamakan sebagai obesitas. Obesitas Sebagai faktor resiko beberapa penyakit.

Jika angka BMI menunjukkan angka diantara Kelebihan lemak dapat memengaruhi keinerja hormon yang membuatnya tidak berfungsi dengan normal.

Salemba Medika. WHO dalam Tarwoto,dkk. Jika dilakukan secara teratur, aktivitas fisik dapat mengurangi penumpukan lemak tubuh, meskipun kegiatan ini hanya mempengaruhi sepertiga dari total pengeluaran energi seseorang. Pengaruh senam lansia terhadap perubahan rasa nyeri persendian pada lansia di Kelurahan Komplek Kenjeren, kecamatan Bulak, Surabaya, Jurnal Ilmiah.

Tidak larut dalam air yang berfungsi melancarkan BAB. Fitramaya Mustaqqim, A. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan metabolisme basal pada orang-orang berusia lanjut menurun sekitar 15 sampai 20 persen. Pengantar Kebutuhan dasar Manusia Edisi 2.

Faktor Resiko Kesehatan Obesitas Pada Lansia Benar adanya jika bahaya dari obesitas akan semakin meningkat seiring bertambahnya umur seseorang. Muhammad Irfan Lubis.

Proses penuaan secara fisiologis membawa konsekuensi terhadap perubahan dan gangguan pada sistem kardiovaskuler, antara lain terjadinya penyakit hipertensi. Lansia hendaknya mengurangi natrium dengan cara membatasi garam dapur. Sementara air putih membantu melarutkan lemak dalam tubuh.

Di akses https: Berolahraga adalah salah satu cara terpenting untuk menghindari obesitas pada saat lansia. Hal ini karena anak obesitas sering menjadi korban bahan olok-olokan teman main dan teman sekolah. Asuhan Keperawatan Klien gangguan system muskuloskeletal.

Menstruasi Tidak Teratur Datang bulan atau menstruasi tidak teratur diakibatkan faktor ketidakseimbangan hormon. Perhitungan BMI biasanya didasarkan oleh umur, jenis kelamin, tinggi badan, dan berat badan.

Keseimbangan energi ini dapat dicapai bila energi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sama dengan energi yang digunakan. Metodenya adalah observasi dengan desain kontrol kasus.

Dapat pula karena ketidakmampuan untuk melaksanakan suatu tugas atau kegiatan terutama olahraga akibat adanya hambatan pergerakan oleh obesitasnya. Disamping itu, aktivitas kerja, olah raga yang dilakukan oleh lanjut usia umumnya menurun.

Untuk itu, penting hukumnya bagi Anda untuk mengerti betul obesitas pada lansia. Jika hal tersebut terjadi, pengidap akan merasakan sensasi terbakar, rasa sakit dan tekanan di sekitar dada dan leher.Sep 10,  · Hasil menunjukkan bahwa lansia dengan pola makan tidak baik akan mempunyai peluang 5 kali status gizi lebih, sedangkan pada lansia yang bekerja mempunyai peluang 17 kali status gizi lebih.

Besarnya Faktor Resiko Obesitas Pada Lansia

2) Oktiriyani () dengan judul “Gambaran status gizi pada lansia di panti sosial tresna. Apr 02,  · Pada lansia, kalsium sangat penting karena, terutama lansia wanita mudah terjadi osteoporosis akibat menopause. Contoh makanan yang tinggi kalsium adalah susu, ikan yang dimakan dengan tulangnya, sayuran hijau, kedelai dan rumput laut.

Salah satu dampak negatif obesitas adalah munculnya masalah pada kulit yang diakibatkan perubahan hormon. Timbunan lemak berlebih akan membuat kulit lebih lebar yang akhirnya menciptakan garis-garis halus.

Lipatan lemak juga membuat jamur dan bakteri tumbuh dan berkembang yang memicu terjadi infeksi pada. Ini diakibatkan perubahan ukuran dan bentuk tubuh yang signifikan pada lansia.

Patokan yang digunakan adalah seseorang dikatakan mengalami obesitas jika lingkar pinggangnya melebihi 80 cm (untuk wanita) dan 90 cm (untuk pria). Selain itu, resiko obesitas pada lansia juga dapat meningkat. Kesimpulan: Pada lansia, risiko mengalami obesitas maupun obesitas sentral semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia.

Lemak viseral tidak berhubungan dengan usia. Jan 18,  · Apabila dipikir, pada masa lansia stamina semakin menurun, ditambah dengan adanya obesitas dalam tubuh, hal itu akan lebih mempersulit kamu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Tips Mengatasi Obesitas Pada Lansia

Oleh karena itu, mencegah obesitas perlu dilakukan agar kelebihan muatan badan tidak terjadi pada diri Author: Dr. Abidinsyah Siregar,DHSM,Mkes.

Dampak obesitas pada lansia
Rated 5/5 based on 95 review